ME
Follow Me
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Just U & Me
Koruptor asal katanya adalah korupsi yg berarti penyelewengan wewenang atau tanggung jawab.

Lalu Koruptor adalah pelakunya atau orang yg melakukan penyelewengan. 

Sedangkan Indonesia adalah tanah air beta, negara yg berada di garis katulistiwa, dan juga negara yg saya cintai. Bagi saya, kemajuan untuk Indonesia adalah mutlak, kemajuan di segala bidang tentunya.

Tapi penghambat terbesarnya adalah korupsi dan koruptor yg pastinya juga disebabkan oleh pendidikan moral yg rendah.

Korupsi di negeri ini sudah mengakar dengan kuat, dan koruptor di negeri ini sudah sangat banyak. Ibarat pohon, Indonesia sudah dihinggapi benalu/koruptor bukan lg di cabangnya, tapi sampai ke akar-nya. Koruptor tetap di hukum, tapi sang penghukum juga koruptor. Apakah pohon/Indonesia tersebut berbuah? Ya, berbuah. Tapi yang menikmati hasilnya adalah koruptor. Dan tersisa sedikit untuk rakyat Indonesia. Hanya sedikit.

Koruptor dan Indonesia, dahulu mereka begitu jauh, namun sekarang, dua kata ini hampir tak bisa dipisahkan. Bukan karena kita tak mampu, tapi karena kita tidak mau. Siapa peduli? Yang penting kan hidup saya, bukan yang lain.

Karena Koruptor Merugikan Orang Banyak dan Menguntungkan Kelompok Kecil.

Sekilas tentang kasus Korupsi di Indonesia :
  • E-KTP : membuat semua orang yg tidak memilikinya menjadi sulit mengurus administrasi terkait E-KTP. Karena dana untuk proyek-nya dikorupsi sehingga banyak yg tidak memiliki E-KTP sampai kasusnya teratasi.
  • BLBI inget? Bank Century itu loh. Gelontorkan 
  • Wisma Atlet inget? itu loh Hambalang. Lupa? itu loh, yang salah satu tersangka nya minta digantung di Monas kalau terbukti dan sudah terbukti.
Sebagai warga negara Indonesia pada umumnya, kita tidak terlalu peduli selama kasus tersebut tidak berdampak langsung pada diri kita pribadi. Kasus paling berdampak langsung adalah E-KTP. Dimana semua orang sadar, betapa merugikannya korupsi itu untuk banyak orang.

Apakah freeport tidak bisa Indonesia ambil juga karena korupsi? entahlah. Tapi yang pasti, orang Indonesia begitu mudah dibungkam dengan uang. Mudah sodara.

Bungkam
Kasus lainnya? mana kita peduli. Kalau nanti Indonesia krisis atau dijual, baru deh, kita sadar dan peduli.

Kejujuran hal yang sangat dibutuhkan untuk melakukan segala kebaikan. Meski begitu, sering kali ketika seseorang melakukan kejujuran tidak mendapatkan apresiasi yang sepantasnya. IRONIS. Seseorang berusaha untuk jujur lalu mendapatkan respon dimarahi. Seseorang Jujur, lalu dimaki-maki. Seseorang Jujur lalu dipuji dan di nasehati? Hampir tidak ada.

Solusi seperti apa yang mampu atasi korupsi? Terus lakukan introspeksi diri sendiri, Tanamkan kejujuran pada diri kita sendiri, keluarga, dan anak cucu kita nantinya. Tanamkan bahwa penting dan mulia nya akhlak kejujuran akan memudahkan kita menjadi pribadi yang selalu menebar manfaat.
Pernahkah anda membeli motor? atau mobil? atau handphone? atau Chiki? Yoms, salah satunya pasti pernah. Pertanyaan selanjutnya adalah pernahkah terfikir bagaimana prosesnya? apakah sudah baik dan benar atau jangan-jangan belum? Lalu, beberapa orang akan berfikir, pasti sudah karena meyakini sebuah produk yang keluar dari pabrik sudah berdasarkan prosedur panjang, dan yang pasti memiliki Standard. Tiap perusahaan memang memiliki standard yang berbeda, tapi yang pasti mereka memiliki standard.

Jenjang Pendidikan

Di Indonesia, begitu banyak permasalahan sepele yang tidak pernah selesai. Begitu banyak orang pintar, tapi tidak memajukan Indonesia. Begitu banyak partai, tapi hanya membawa kepentingan kelompok, bukan Negara. Begitu banyak manusia, tapi hanya tahu makan dan kerja.

Menurut saya, semua permasalahan terjadi karena salah satu faktor terbesar, yaitu pendidikan. Apa yang salah? yang salah adalah system yang ada dan kita akan menghapus UN yang menjadi standard pendidikan di Indonesia.

Di kota besar, untuk masuk Sekolah Dasar diharuskan sudah bisa membaca. Sedangkan pendidikan formal dimulai dari tingkat SD. ANDA NGELAWAK? *pengalaman_adik_saya

Lalu akan ada penghapusan UN yang selalu menjadi standard pendidikan di Indonesia.

Alasan : Abisnya, gara-gara UN, anak saya gak lulus sekolah! padahal anak saya pintar lho.

Jawab : Saya setuju jika UN, sebaiknya bukanlah standard kelulusan, melainkan standard pendidikan nasional. Jadi UN, bukan penentu seorang siswa lulus atau tidak. Karena itu merupakan kebijakan sekolah.

Selain itu, dalam dunia pendidikan dibutuhkan tenaga pengajar yang berkualitas. Dalam hal ini, saya punya pandangan sendiri. Bagi saya, guru tidak harus pintar karena kebanyakan orang pintar, hanya untuk dirinya sendiri dan tidak punya kemampuan menyampaikan ilmu kepada murid dengan baik.

Sebagai contoh kasus :

Guru NG : hanya menulis materi di papan tulis dan menjelaskannya dengan lisan, tidak memberikan gambaran visual.

Guru OK : tidak hanya menulis di papan tulis dan menjelaskannya dengan lisan, tapi juga memberikan gambaran visual dan praktek membuat kubus disertai menulis rumus matematikanya pada kubus yang dibuatnya.

Faktanya, Guru OK ada di tempat LES atau Bimbingan Belajar. Lalu Guru NG (Not Good), kebanyakan ada di sekolah negeri dan swasta.

Yang mengakibatkan orang berfikir, klo LES atau BIMBEL, anak saya akan lebih pintar dan paham terhadap pelajaran di sekolah, weka-weka.

Biarkan UN tetap ada, tapi tidak untuk menjadi standard kelulusan melainkan standard pendidikan di Indonesia. Hasil dari UN digunakan untuk proses akreditasi di tiap-tiap sekolah dengan penjagaan dan pengawasan yang ketat tentunya. Lalu kurikulum boleh berubah, tapi pendidikan moral adalah yang terpenting. Dan seleksi menjadi seorang guru, tidak hanya dilihat dari pintar atau tidaknya dia menjawab soal, tapi dilihat bagaimana dia menyampaikan materi dan memahami calon siswanya.

Berharap, pendidikan di Indonesia meningkat dan yang terpenting adalah pendidikan moral.
Seperti kebanyakan orang, rutinitas pagi ini adalah gawe . Dengan menggunakan jasa angkutan umum yang bisa dikatakan "spesial". Hampir setiap hari kerja, fenomena di angkutan umum yang aneh menjadi biasa. Dan mudah-mudahan, ini cukup terjadi di Indonesia. Trayek Bekasi-Jakarta, Jarak Tempuh 42 Km dalam waktu 2 Jam, in syaa Allah sampai tempat tujuan.

Apa masalahnya? masalahnya berada di angkutan umum seperti bus-bus & mikrolet antar kota. Secara kasat mata, tidak ada yang salah dari bus-bus ini. Namun, jika diperhatikan dan dirasakan langsung, bus-bus ini sangat layak untuk di jadikan "tempat pemandian sauna" . Berikut beberapa masalahnya :
Tampaknya, kemalasan dan ketidaksabran merupakan budaya yang sudah mengakar di tanah air ku tercinta. Ya, Indonesia! fakta menunjukkan, ada banyak peristiwa dilapangan yang seharusnya tidak dilakukan justru menjadi hal yang dianggap biasa. Klo engga ada pembatas / trotoar di tengah jalan masih bisa lah di toleransi, tapi klo ada pembatas masih melawan arus ? sungguh terlalu.

Salah satunya adalah memilih untuk melawan arah dari pada harus berputar (di Jalan raya). Kita semua sering melihat spanduk yang ditulis oleh kepolisian dengan isi "Melawan arus berarti menantang maut". Bukankah ini demi keselamatan kita semata? Lantas apa yang membuat kita untuk lebih memilih melawan arus? jawabannya jelas, Kemalasan dan ketidaksabaran.

Jika ditanya, mas/mba jalannya kenapa melawan arus? ada saja alasannya macam orang politik :

Biasanya, membaca berita itu membuat saya senang karena tanpa disadari pengetahuan saya sudah bertambah tanpa harus susah payah (cukup membaca). Namun demikian, membaca berita kadang membuat saya sedih & bingung sambil berkata : astagfirullah / kok bisa ya / ga habis fikir dan kalimat shock lainnya.
Berikut link berita yang dimaksud, cekidot :

SMS nyasar atau sengaja dibuat nyasar ? jadinya sms palsu bukan alamat palsu (-_- ')\\ .
Semakin hari, semakin sering saya mendapatkan pesan masuk yang tidak jelas isinya, apalagi pengirimnya. Ketika saya coba menghubungi dengan cara menelphone-nya, jawabannya selalu saja "the number your calling is mon*e*....bla..bla". Entah apa yang melatarbelakangi si pengirim sampai berusaha keras untuk menyebarkan sms yang tidak jelas seperti berikut ini :
Apa yang anda fikirkan jika melihat gambar di bawah?


Gambar di atas diambil langsung oleh Mr. Seven ^_^V pada tanggal 24 June 2013 saat mengcopy KTP dan disalah satu toko daerah Bekasi. Tempat foto copy-nya juga dekat dengan kantor Dinas Kesehatan Kota Bekasi, lalu 200 meter dari situ terdapat kantor Pajak Pratama Utara yang kala itu saya sedang membuat NPWP.